Indonesiaku yang malang

Mungkin kata-kata itulah yang dapat menggambarkan rasa kecewa nopri terhadap pemain bulutangkis kita yang berjuang di kejuaraan All England. Dari semua nomor yang di pertandingkan, China merebut semua gelar yang tersedia. Sungguh menyedihkan Indonesia yang dulu di anggap salah satu kekuatan bulutangkis yang di segani di dunia harus pulang tertunduk dan dengan tangan hampa. Ironis memang tapi itulah kenyataannya. Jangankan untuk juara, menembus babak final saja kita tidak bisa. Hasil tersebut menambah daftar panjang kegagalan tim bulutangkis Indonesia di ajang bergengsi dunia. Lalu siapakah yang mesti bertanggung jawab atas kegagalan ini?

Menurut nopri, hal itu di sebabkan kurangnya pembinaan bulutangkis di usia dini. Sudah selayaknya sejak tingkat sekolah dasar anak” sudah diperkenalkan dengan bulutangkis sebagai contoh memasukkan bulutangkis sebagai mata pelajaran di sekolah dasar. Selain itu kurangnya pemerataan pembinaan menyebabkan minimnya pemain kita yang bekualitas. Sebagaimana kita ketahui, sebagian besar klub pembinaan atlet bulutangkis berada di pulau Jawa sehingga yang terpantau ya anak” yang tinggal di pulau Jawa saja. Sedangkan anak” yang ada di luar pulau Jawa yang mempunyai minat dan mungkin bakat yang luar biasa seperti di telantarkan begitu saja. Pemerintah/PBSI atau pihak terkait lainnya boleh saja berkilah dengan alasan minimnya dana yang ada. Tapi banyak jalan menuju Roma. Selain dana dari pemerintah yang jumlahnya terbatas, PBSI seharusnya punya inisiatif sendiri. Salah satu caranya adalah melakukan penggalangan dana ataupun melakukan kerja sama dengan BUMD setempat.  Nah mungkin dengan di masukkannya mata pelajaran bulutangkis di sekolah dasar dapat menimbulkan minat anak” terhadap bulutangkis sejak kecil.

Selain itu, di harapkan tempat pembinaan bulutangkis di luar pulau Jawa bisa di bangun dalam waktu dekat.

Harapan nopri itu dapat menjadi Kenyataan.

Semoga saja……!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s